UN Antara Ada atau Tiada

Kontroversi memang tidak lepas dengan diadakan Ujian Nasional, tahun 2013 terjadi kekacauan dalam distribusi soal dimana ada beberapa daerah yang pelaksanaannya terlambat dan yang terbaru untuk Ujian Nasional tahun 2014 muncul nama Jokowi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, beberapa kalangan ini merupakan upaya kampanye secara masif. Sehingga untuk pelaksanaan UN 2015 beberapa kalangan yang berpendapat untuk menghapus Ujian Nasional.

Tetapi usulan penghapusan UN bukanlah menjadi solusi yang akan menyelesaikan permasalahan pendidikan di Indonesia. Cikal bakal adanya UN ini sebagai cara pemerintah untuk mengukur kemampuan seluruh siswa secara nasional. Prinsip utama Ujian Nasional adalah sebagai sarana mengukur kemampuan dari seluruh siswa dan hendaknya kekurangan selama ini terjadi mampu diperbaiki untuk memberikan output yang baik atas penyelenggaraan Ujian Nasional.

Tanpa adanya Ujian Nasional, Pemerintah tidak bisa melihat dan mengukur kualitas dari sekolah dan siswa secara menyeluruh. Pihak penyelenggara sekolah juga dikhawatirkan akan menimbulkan kesenjangan pendidikan semakin melebar. Berangkat dari sini hendaknya UN menjadi penyemangat bagi penyelenggara sekolah untuk saling berlomba-lomba menampilkan hasil pendidikan yang berkualitas. Proses evaluasi UN yang baik dan menyeluruh akan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Melalui Kementerian Pendidikan UN tahun 2015 akan krmbali dilaksanakan terlampir Permendikbud No 144 Tahun 2014 tentang Kriteria Kelulusan Peserta didik dari satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaran dan Ujian Nasional. Ini juga sebagai jawaban atas spekulasi yang beredar.

About

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *